Home » , » Perkembangan Teori Atom

Perkembangan Teori Atom

Written By onfisika on Sunday, January 26, 2014 | 8:03 AM

Sejak zaman dahulu, manusia sudah tertarik untukm mengetahui bahan dasar penyusun seluruh materail dan zat yang ada di alam ini. Landasan berpikirnya sangat sederhana , mereka mengambil analogi sebuah rumah yang dibuat dari batu dan kayu , kemudian batu tersebut disusun oleh partikel-partikel batu yang lebih kecil, dan seterusnya. Akhirnya mereka sampai pada kesimpulan bahwa bahan semua material dan zat yang ada di alam ini disusun oleh suatu bahan dasar.

Model Atom Dalton  : 


1). Atom adalah bagian terkecil dari suatu unsur , yang tidak dapat dibagi-bagi lagi
2). Atom-atom suatu unsur adalah serupa dan tidak dapat berubah menjadi atom lainnya
3). Dua Atom atau lebih dapat membentuk molekul
4). Pada rekasi kimia atom-atom berpisah kemudian bergabung kembali dengan susunan yang berbeda,
     tetapi massa keseluruhan tetap ( Hukum Lavoisier )
5). Pada reaksi kimia atom atom bergabung  menurut perbandingan  tertentu yang sederhana
     ( hukum Proust )

Dalton



Model Atom Thomson


Pada beda potensiaal yang cukup tinggi antara katoda dan anoda, maka dalam tabung bertekanan rendah akan keluar sinar dari katoda menuju anoda. Sinar ini dibelokkan dalam medan listrik dan medan magnet, berarti sinar ini bermuatan listrik.

thomson

Jenis muatan sinar katoda adalah negatif. Jadi sinar katoda terdiri dari partikel-partikel yang bermuatan negatif yang keluar dari atom ( katoda ) yang selanjutnya diberi nama elektron. Jika gaya listrik yang dialami elektron sama dengan gaya magnetiknya, maka lintasan elektron adalah lurus.

Percobaan Thomson
FC = FL
e.E = B.e.v

v = clip_image002[4]

Energi kinetik elektron saat menembus anoda sama dengan energi potensial listrik elektron saat keluar dari katoda.
EP = EK
e.V = ½ mv2
clip_image004[4] = clip_image006[6]
clip_image004[5] = clip_image008[4]

Dengan mengetahui nilai-nilai E, V dan B, ternyata nilai perbandingan muatan dan massa elektron ( e/m ) adalah sama tidak bergantung pada jenis gas dalam tabung dan logam katoda.
Model Atom Thomson

Dengan di temukannya elektron oleh Thomson, dimana elektron merupakan bagian dari atom, maka teori atom Dalton gagal. Thomson mengajukan suatu modeal atom sebagai berikut :
Atom berbentuk bola padat dengan muatan-muatan listrik positif tersebar merata pada seluruh bagian bola dan dinetralkan oleh elektron-elektron yang bermuatan negatif.
Percobaan tetes Minyak Milikan

Sebuah tetes minyak disemprotkan diantara dua keping sejajar, yang kuat medannya E, karena minyak memiliki berat maka tetes minyak ini bergerak kebawah , dengan mengatur nilai E, maka gerakan minyak dapat dikendalikan. Ketika minyak diam maka gaya beratnya sama dengan gaya Coulombnya.
FC = w
q.E = m.g
q = clip_image004[8]
Dengan mengukur mengitung massa tetes minyak ( m = ρ.V.g = ρ.clip_image006[8].g , yang diukur diameter pipet ), mengukur E, dan g, maka nilai q dapat dihitung. Dari hasil penyelidikan ternyata muatan tetes minyak selalu kelipatan bulat dari 1,6.x 10-19 C atau kelipatan bulat dari e ( q = n.e )
Dengan diketahuinya muatan elektron oleh Milikan, maka massa elektron dapat ditentukan sebesar m = 9,1 x 10-31Kg.



Model Atom Rutherford

Dari hasil pengamatan yang dilakukan Rutherford saat menembakkan partikel alpa  dengan lempeng emas  tearnyata :

1). Sebagian besar partikel α menembus lempeng emas tanpa dibelokkan. Peristiwa ini membuktikan bahwa sebagian terbesar ruang dalam atom –atom emas adalah ruang kosong

2). Sedikit  sekali partikel α dipantulkan kembali. Peristiwa ini menunjukkan bahwa  partikel α menumbuk bagian yang sangat keras dari atom, yang disebut inti atom. Bagian ini memunyai volum ( ukuran ) yang sangat kecil

3). Sebagian lagi dari partikel α dibelokkan. Peristiwa ini menunjukkan bahwa muatan inti atom adalah sejenis dengan muatan partikel α ( positif ).

Dari hasil percobaan Rutherford tampak bahwa model atom Thomson adalah tidak benar, massa atom tidak tersebar merata pada seluruh  atom., tetapi terpusat pada intinya.
Kemudian Rutherford mengajukan model atom yang dikenal dengan model atom Rutherford. Sebagai berikut :

1). Semua muatan positif dan sebagian massa atom  berkumpul pada sebuah titik  ditengah-tengah atom yang disebut iinti atom.

2). Inti atom dikelilingi oleh elektron-elektron pada jarak yang relatif jauh. Elektron-elektron berputar pada lintasan-lintasan, seperti planet-planeat yang bergerak mengelilingi matahari.

3). Secara keseluruhan atom netral, sehingga jumlah muatan positif inti sama dengan jumlah muatan negatif kulit ( elektron seluruhnya)


rutherford
Comments
0 Comments

0 komentar :

Post a Comment