Mikroskop

Written By onfisika on Sunday, January 5, 2014 | 5:51 PM

Untuk melihat benda-benda yang sangat kecil atau renik tidak cukup hanya dengan lup saja. Untuk itu dalam penelitiannya Antonie Van Leeuwenhoek (1632-1723) menemukan sebuah alat yang dapat digunakan untuk mengamati benda-benda renik yang disebut dengan mikroskop.
Sebuah mikroskop terdiri atas susunan dua buah lensa cembung. Lensa cembung yang dekat dengan denda yang diamati disebut dengan lensa obyektif, sedangkan lensa yang dekat dengan mata disebut dengan lensa okuler. Jarak fokus lensa okuler dibuat lebih besar daripada lensa obyektifnya.
Bagaimanakah cara kerja mikroskop ? Ketika melakukan pengamatang dengan menggunakan mikroskop maka benda harus diletakkan di antara fob dan 2fob (fob <sob<fob). Bayangan yang dibentuk oleh lensa obyektif selanjutnya dipandang sebagai benda okuler dan terletak antara titik optik lensa okuler O dan fokus okuler fok.                                                                                                                                                                                                 


Sebuah mikroskop selalu memiliki jarak fokus okuler (fok) yang lebih besar dari pada jarak fokus obyektif ( fob)
Jadi,
fok < fob

Perhatikan diagram pembiasan cahaya pada mikroskop sebagai berikut :




Semua benda yang diamati pada mikroskop terletak di ruang II lensa obyektif yaitu untuk membentuk bayangan di ruang III lensa obyektif setelah dibiaskan oleh lensa obyektif. Bayangan ini dianggap benda oleh lensa okuler dan terletak di ruang I lensa okuler. Akhirnya bayangan akhir terbentuk di ruang IV lensa okuler setelah mengalami pembiasan lensa okuler.

Sifat bayangan akhir pada mikroskop adalah:
1. maya,
2. terbalik,
3. diperbesar,
4. di ruang IV okuler atau ~

Perbesaran lensa obyektif adalah perbesaran linier lensa positif yang besarnya dinyatakan sebagai
clip_image006

dengan
h’ob : tinggi bayangan obyektif hob : tinggi benda obyektif
s’ob : jarak bayangan obyektif sob : jarak benda obyaktif
Mob : perbesaran lensa obyektif

Perbesaran lensa okuler mikroskop (Mok) sama seperti perbesaran lup. perbesaran totalnya adalah
clip_image008

Sedangkan untuk jarak antara lensa obyektif dan lensa okuler mikroskop adalah d yang besarnya sebagai berikut.

Untuk mata berakomodasi maksimum
Bayangan hasil pembiasan lensa obyektif terletak di antara titik fokus lensa okuler dengan titik pusat lensa okuler, sehingga s’ok < fok.
clip_image010    dan        M total = clip_image012  x   clip_image014

Untuk mata tak berakomodasi
Bayangan hasil pembiasan lensa obyektif tepat terletak di titik fokus lensa okuler sehingga s’ok = fok dan s’ ok = tak terhingga.
clip_image016     dan       M total = clip_image017  x    clip_image019


Penerapan Soal Tingkat Lanjut

Mencari tinggi bayangan

Mencari perbesaran total


Comments
0 Comments

0 komentar :

Post a Comment