Home » , » Hukum Thermodinamika Pertama diterapkan pada proses Isotermis

Hukum Thermodinamika Pertama diterapkan pada proses Isotermis

Written By onfisika on Friday, April 12, 2013 | 6:54 PM

Jika system merupakan gas ideal, maka PV = nRT, sehingga untuk temperature konstan PV = konstan. Berarti proses mengkuti kurva AB pada diagram PV sesuai dengan gambar :

isotermis

Yang merupakan kurva untuk PV = Konstan. Setiap titik pada kurva seperti titik A , menyatakan keadaan system pada suatu saat yang diketahu yaitu tekenan P dan Volume V . Pada temperature yang lebih rendah , proses isothermal lainnya akan digambarkan seperti A’B’ sesuai gambar ( hasil kali PV = nRT = konstan akan lebih kecil jika T lebih kecil). Kurva kurva yang ditunjukkan pada gambar disebut isotherm. Mari kita anggap bahwa gas berada dalam bejana yang ditutup dengan piston yang bisa bergerak seperti gambar

clip_image002

Dan bahwa gas bersentuhan dengan reservoir kalor ( sebuah benda yang massanya sangat besar sehingga , idealnya temperaturnya tidak berubah secara signifikan ketika kalor dipertukarkan dengan system ). Kita juga menganggap bahwa proses penekanan ( volume berkurang ) atau pemuaian dilakukan sangat perlahan untuk meyakinkan bahwa semua gas tetap dalam keseimbangan pada temperature yang sama. Jika gas pada awalnya berada dalam keadaan yang digambarkan titik A dan sejumlah kalor Q ditambahkan ke system, system bergerak ke titik lain , B, pada diagram. Agar temperature tetap konstan , gas harus memuai dan melakukan sejumlah kerja W pada lingkungan . Temperatur tetap dijaga konstan maka energy dalam tidah berubah clip_image004 . Berarti dengan hukum termodinamika pertama clip_image006 , sehingga W = Q ; kerja yang dilakukan oleh gas pada proses isothermal sama dengan kalor yang ditambahkan gas.

Comments
0 Comments

0 komentar :

Post a Comment