Home » » Cerita indah dalam perjalanan fisika

Cerita indah dalam perjalanan fisika

Written By onfisika on Wednesday, January 8, 2014 | 4:53 PM

Fisika menjadi tidak menyenangkan,  jika sudah keluar dari masalah keindahan fisika itu sendiri. Sudah terlalu sering guru melakukan berbagai pendekatan dalam pembelajaran agar fisika menjadi menyenangkan. Dari pengalaman saya sebagai guru fisika selama 10 tahun lebih , saya belum, menemukan metode yang memiliki efek langsung terhadap siswa. Memang betul , jika kita mengajar misal dengan metode demonstrasi alat-alat fisika siswa merasakan lebih tertarik, tetapi apakah benar-benar mereka mendapatkan konsep fisika itu dan mampu menggali ke dalam inti masalah fisika. Sederhananya, ini adalah cara yang lebih dari sekedar mengajar biasa , tetapi mungkin tidak membuat  sebagain besar siswa ingin mengetahui lebih lanjut tentang apa yang di demonstrasikan  tentang objek tersebut. 
                                                          

Menyajikan fisika sebagai hal yang menyenangkan dapat dengan menceritakan perjalanan fisika , membawa pada tantangan hidup, menjelaskan tentang banyaknya fenomena alam, membawa pada pertanyaan yang berkaitan dengan alam sekitar. Hal ini sangat penting agar benar-benar membantu siswa belajar. Siswa harus ditantang dengan pertanyaan pertanyaan menantang bukan sekedar di beri rumus-rumus yang sulit untuk memecahkannya. Apa yang dimaksud ini adalah bahwa sebelum kita mengajarkan prinsip-prinsip fisika seperti pengukuran, listrik , atau hukum newton , mereka harus diberitahu tentang relevansinya dengan ilmu fisika. Kemudian mereka akan terhubung dengan subjek yang dipelajari dan tergerak oleh itu untuk belajar. 

Siswa akan mendapat manfaat dimana telah  menghabiskan beberapa jam atau hari , mungkin bahkan berminggu-minggu , hanya karena ingin mengetahui mengapa fisika digunakan dalam semua aspek kehidupan . Ya , ada rumus dan fakta-fakta yang harus dipelajari , tapi bukan itu intinya . Intinya adalah bahwa fisika adalah sebuah cerita,  dan alam semesta adalah panggung . Dan fisika harus diajarkan dan dipelajari seperti itu. Ada tindakan dan adegan serta karakter , ada jalan lurus dan tikungan, ada santai  dan ketegangan , misteri dan kegembiraan bahkan keindahan , tragedi dan kekalahan serta kegelapan . Tapi ada juga penebusan dan harapan. Jika diberitahu semua itu diberi dengan benar, fisika itu adalah cerita yang paling menakjubkan yang telah ada di dunia ini .

Di masa emas sekarang ini  bagi ilmu pengetahuan di televisi dan internet dan multimedia lainnya, kita bisa lebih mudah dan kreatif dari sebelumnya dalam  menggambarkan kisah fisika . Tapi perlu diingat bahkan mungkin sebagai peringatan bagi kita :  ada beberapa rasa kekecewaan tentang sisi kejaiban fisika . Banyak rekan-rekan benar-benar memberikan dorongan untuk kemajuan ilmu pengetahuan secara umum . Memanfaatkan kemajuan teknologi yang menakjubkan dan mungkin bangga dengan mempopulerkan fisika melalui media TV dan internet dimana telah meninggalkan ruang kelas yang indah. Dimana ada kontak personal yang postif antara guru dan siswa , yang memberikan makna lain dalam belajar, tidak sekedar menguasai rumus-rumus fisika yang menyulitkan. Solusinya mungkin adalah memberikan pengertian pada siswa bahwa fisika tidak pernah berfikir dangkal tapi selalu tentang estetika yang mendalam dari dunia .

Katakan kepada mereka kisah fisika dan persepsi mereka akan berubah sedikit  tentang subjek. Ini cukup untuk membuat mereka berpikir secara berbeda tentang fisika . Akhirnya , ketika siswa meninggalkan sekolah , mereka akan benar-benar belajar sesuatu yang berharga dan tidak hanya diperoleh sertifikat atau gelar . Lebih penting lagi, mereka akan mampu menerapkan apa yang telah mereka pelajari dalam fisika dalam karir apa pun yang mereka masuki nantinya. 

Kita tidak bisa menyalahkan  kegagalan siswa untuk menghargai sebuah nilai . Namun guru yang harus mampu menghubungkan cerita fisika untuk mereka . Apakah anda  selama ini , mungkin sudah mengajar bertahun-tahun, sudah melakukan atau mungkin menemukan cukup guru yang menggunakan cerita saat mengajar fisika . Mereka menyampaikan tentang hukum-hukum termodinamika , persamaan tentang gerak dan percobaan tentang magnet , dll Tapi untuk benar-benar memberikan pengetahuan tentang fisika , guru harus mempelajari lebih dalam masalah ini dan melibatkan siswa pada perjalanan , melalui pemandangan indah dan menggembirakan tentang sejarah fisika , dari dalam atom ke dunia galaksi , dari lembah bergelombang fisika kuantum ke puncak relativitas . Kemudian mereka akan mampu melakukan apa yang banyak guru fisika cita-citakan,, dan mampu menginspirasi generasi berikutnya . 

5 komentar :

  1. Siiip...
    CTL - Contextual Teaching and Learning.....menghadirkan situasi dunia nyata ke dalam kelas dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari , pembelajaran dengan menstimulus , menceritakan , berdialog atau tanya jawab tentang kejadian sehari-hari di dunia nyata yang dialami siswa dan kmdn diangkat kedalam konsep yang akan dibahas dengan dmkn diharapkan belajar menjadi lebih bermakna .
    Dan tidak hanya sekedar transfer ilmu dengan rumus" yg sekilas membuat siswa takut atau alergi terlebih dahulu .
    Oke fisika memang indah ... sementara biologi tidak hanya indah tapi juga eksotis hehehe...

    salam 'you can if you will'
    by http://trieniwidyastuti.blogspot.com/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Entah namanya apa , namun jika fisika itu cerita maka siswa dan guru ada yang sebagai pemeran , ada yang sutradara , ada yang berkarakter berani ada yang sedih , sehingga intinya akan dipertontonkan dalam bentuk satu kesatuan yang bermakna

      Delete
  2. Dosen saya ada model pembelajaran Fisika yang cukup baik menurut saya.
    "Conceptual Teaching and Learning"
    Intinya siswa mendapat konsep Fisika bukan dari gurunya tetapi siswa yang menemukan konsep itu sendiri.
    Urutannya siswa bisa menangkap konsep Fisika yaitu dengan siswa memberi nama konsep, memberi gambar/lambang, membuat definisi konsep, membuat rumusan konsep, lalu menyebutkan contoh penerapan konsep.
    kalo kelima tahapan ini sudah dikuasai siswa, maka siswa dapat dikatakan sudah menguasai konsep dengan baik.
    Gimana pak?
    :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu dalam bahasa lain model pembelajaran KONSTRUKTIF , sesuai dengan kurikulum yang dibangun di Indonesia , itu yang ' SEHARUSNYA' dilakukan oleh guru, namun ......................................????????!!!!!!!!!!!!

      Delete
  3. Dalam belajar fisika terkadang akan mengungkapkan mengenai fenomena alam tertentu yang akan dikaitkan dengan teori-teori fisika tertentu. Dan, bagian inilah yang menjadi sesi belajar fisika yang sangat menarik buat saya. Fisika memang keren!!! Keren banget!! Jujur.. Kalau penjelasan mengenai hujan es di Uganda Timur seperti yang diberitakan website penghimpun informasi dan berita iyaa.com mungkin ada penjelasan fisikanya? terima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete